Orangutan Jadi Pemandu Lingkungan di Dunia Maya

Orangutan (orangutan.org)
Jakarta
- Lembaga lingkungan WWF (World Wildlife Fund) memutuskan untuk
membangun pulau virtual berisi binatang liar seperti orangutan di
Second Life. Menurut WWF, pulau yang disebut "Conservation Island" ini
ditujukan untuk mendorong penghuni manusia di dunia virtual Second Life
hidup harmonis dengan alam.
Mr. Tange, orangutan yang mengendarai mobil van untuk menjual es krim
serta seekor panda akan memandu pengunjung yang berminat mengelilingi
wilayah itu. Mereka juga bisa berbicara mengenai isu isu lingkungan.
Tange, sang orangutan menjelaskan bagaimana perkebunan di sekitar
tempat tinggal mereka untuk memproduksi bahan es krim ataupun kosmetik
sekarang telah menyita lahan seluas Perancis. Hal inipun semakin
mengancam habitat serta gaya hidup mereka.
"WWF menciptakan pulau ini sebagai cara untuk menolong orang belajar
mengenai isu perlindungan alam dan perlunya hidup secara harmonis,"
demikian penjelasan perwakilan WWF, David Cole seperti dikutip detikINET dari AFP, Jumat (17/8/2007).
"Kami juga ingin menunjukkan pada orang (di dunia virtual-red) bahwa
WWF punya solusi untuk isu lingkungan dalam kehdupan nyata yang berefek
pada kehidupan mereka sebenarnya," tambahnya.
Second Life adalah situs dunia virtual online yang diciptakan
perusahaan Amerika Serikat, Linden Labs. Di sini, orang-orang diwakili
oleh profil virtual berupa manusia atau binatang yang disebut avatar.
Banyak perusahaan juga diciptakan di sana. Bahkan, negara seperti
Swedia atau Maladewa telah membangun gedung kedutaan virtual.
( fyk / dbu )