CIA Edit Profil Ahmadinejad?

August 18th, 2007 by 0m4n
Kamis, 16/08/2007 12:13 WIB

   
      

CIA Edit Profil Ahmadinejad?

      

Fino Yurio Kristo - detikinet
 

    


Edit yang konon dilakukan CIA (ist.)

Jakarta - Sebuah tool
online diklaim bisa mengidentifikasi organisasi yang menyunting halaman
Wikipedia. CIA (Central Intelligence Agency), badan mata-mata Amerika
Serikat (AS) disebutkan terlibat dalam penyuntingan tulisan tertentu.

Tool bernama Wikipedia Scanner ini menunjukkan bahwa seseorang
yang menggunakan komputer dalam jaringan CIA membuat perubahan untuk
halaman profil Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. Dalam profil sang
presiden sempat ditambahkan kata seru "Wahhhhhh!" sebelum bagian yang
menceritakan kampanye Ahmadinejad ke kursi presiden.

Perubahan lainnya menyangkut profil mantan pekerja CIA Porter Goss dan selebriti seperti Oprah Winfrey.

Ketika ditanyakan apakah bisa dibuktikan perubahan itu dilakukan oleh
agen CIA, juru bicara CIA tidak bisa memastikan. "Namun orang tidak
perlu meragukan, CIA punya misi penting melindungi Amerika Serikat,"
tegasnya seperti dikutip detikINETdari BBC, Kamis (16/8/2007).

Wikipedia Scanner dikembangkan oleh peneliti Amerika Serikat. Tool
tersebut menjaring sebanyak 5,3 juta suntingan di Wikipedia dan
mencocokkannya dengan alamat internet pihak yang melakukan perubahan.

Perwakilan Wikipedia menyambut baik keberadaan tool ini.
"Kami sangat menghargai transparansi. Wikipedia Scanner ini
meningkatkan transparansi ke level yang berbeda," tutur seorang juru
bicara.

Lebih lanjut, Wikipedia Scanner diharapkan bisa mencegah organisasi
atau individu mengedit artikel yang seharusnya tidak diedit oleh
mereka.

Temuan lain di Wikipedia Scanner mengindikasikan adanya perubahan yang
dilakukan oleh Vatikan pada profil Gerry Adams, pemimpin Sinn Fein,
Partai Republik di Irlandia Utara. Perusahaan mesin pengumpul suara
Diebold juga disebut melakukan perubahan untuk menghapus adanya
hubungan pimpinan mereka dengan George W. Bush.
( fyk / wsh )

Polisi Grebek Pabrik CD Bajakan Terbesar Indonesia

August 18th, 2007 by 0m4n
Sabtu, 18/08/2007 10:32 WIB

   
      

Polisi Grebek Pabrik CD Bajakan Terbesar Indonesia

      

Indra Subagja - detikinet
 

    


Jakarta
- Polisi menggerebek sebuah pabrik yang memproduksi cakram optik
bajakan. Pabrik tersebut dinilai sebagai salah satu yang paling besar
di Indonesia.

Perusahaan yang bernama PT Multi Media Palstikama itu berlokasi di Jl
Raya Perancis, Pergudangan 75 Blok J 1A & 2A, Tangerang.
Penggerebekan dilakukan unit Industri dan perdagangan khusus (Indagsus)
Mabes Polri pada Kamis 16 Agustus pukul 08.00 WIB.

"Kapasitas mesin pabrik ini 120 ribu perhari atau 3,6 juta perbulan,"
kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Sisno Adiwinoto dalam pesan
singkatnya yang diterima detikcom, Jumat malam, 17 Agustus 2007.

Menurut Sisno 9 saksi kini tengah menjalani pemeriksaan. "Kita sudah
menetapkan 1 tersangka yakni Ali Darmawan, Direktur Utama perusahaan
itu," tegas Sisno.

Ada pun barang bukti yang disita yakni 1 mobil box berisi 51 dos yang
berisi 1.000 keping optical disc bajakan, 39 dos berisi 1.000 keping
dengan 20 judul film barat, korea, musik, MP4, PS2 dengan total lebih
dari 900 ribu keping.

Selain itu 4 unit mesin, 7 injection, 4 metalizer, 2 printing, 1 mesin
penghancur, dan dokumen-dokumen ikut disita. Para pelaku dikenakan
pasal tindak pidana memproduksi secara ilegal karya cipta musik dan
film, serta tidak memiliki kode produksi sesuai pasal 72 UU Hak Cipta
No 19 tahun 2002 dan PP 29 tahun 2004.

"Ancamannya lebih dari 5 tahun penjara," tandas Sisno.
( ndr / wsh )

Korea Utara Akan Miliki Nama Domain Sendiri

August 18th, 2007 by 0m4n
Sabtu, 18/08/2007 10:20 WIB

   
      

Korea Utara Akan Miliki Nama Domain Sendiri

      

Wicaksono Hidayat - detikinet
 

    


Jakarta
- Setelah bertahun-tahun terisolasi, Korea Utara akhirnya akan memiliki
akhiran nama domain sendiri. Jika tak ada aral melintang hal itu
terwujud sebelum akhir 2007.

Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN)
diperkirakan akan menyetujui akhiran nama domain Korea Utara pada rapat
di Los Angeles bulan Oktober 2007. Nama domain untuk negara komunis
tersebut adalah .kp.

Demikian pernyataan Suh Jae-Chul, anggota dewan ICANN, yang dikutip detikINET
dari AFP, Sabtu (18/8/2007). "Sama seperti yang sebelumnya dilakukan
ICANN untuk .ps bagi Palestina dan .eu untuk Uni Eropa," ujar Suh.

Profesor Kim Young-Soo daro Universitas Sogang mengatakan hingga saat
ini aktivitas internet di Korea Utara masih sangat dibatasi. "Akses
internet di sini dikendalikan dengan rapat seakan-akan sebuah rahasia
negara," ujarnya.

Sejauh ini, seperti radio dan televisi, internet di negara itu
dikendalikan penuh oleh pemerintah. Lembaga Korea Computer Center
mengendalikan dan menyensor materi apa saja yang boleh beredar lewat
jaringan internet dalam negeri Korea Utara.

Lembaga yang berdiri sejak 1990 itu disebut-sebut sebagai ‘penjaga
gerbang’ bagi rezim di Korea Utara. Lembaga itu memilih hal apa saja
yang boleh diakses dan memasukkannya dalam jaringan tertutup yang bisa
diakses dari dalam negeri.

Akses tersebut pun hanya dibuka untuk institusi terbatas, seperti
lembaga penelitian atau kampus. Informasi di dalam ‘intranet’ tersebut
pun kebanyakan hanya berupa ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menurut Kementerian Unifikasi Korea di Korea Selatan, diperkirakan
hanya pemimpin negara Korea Utara yang memiliki akses ke internet yang
sesungguhnya. Meskipun demikian, sebuah perusahaan akses internet asal
Jerman telah melakukan bisnis di negeri itu lewat sebuah usaha patungan
dengan perusahaan lokal di 2004.
( wsh / wsh )

Australia Kampanye Lawan Pornografi Online

August 18th, 2007 by 0m4n
Jumat, 17/08/2007 16:35 WIB

   
      

Australia Kampanye Lawan Pornografi Online

      

Fino Yurio Kristo - detikinet
 

    


Ilustrasi (ist.)

Jakarta
- Perdana Menteri (PM) Australia, John Howard mengumumkan rencana
bersama koalisi partai politik melawan pornografi internet. Hal ini
disinyalir dilakukan Howard untuk mendapatkan dukungan dari komunitas
agamis.

Program bertajuk Australian Families Online yang diperkirakan akan
menelan ongkos USD 160 juta ini akan dikendalikan NetAlert, lembaga
keamanan internet Australia. Rencananya, program ini akan diluncurkan
pada 20 Agustus mendatang.

Sebanyak USD 71 juta biaya akan digunakan untuk semacam program
penyaring situs bagi perpustakaan publik ataupun rumah tangga. Orang
tua bisa memilih untuk menginstall software
penyaring itu atau meminta penyedia layanan ISP (Internet Service
Provider) menyediakan koneksi yang bersih dari pornografi demi
anak-anak.

Namun, meskipun program penyaring untuk individu mulai tersedia bulan
ini, pemblokan situs dari level ISP masih memerlukan waktu untuk
diimplementasikan. Hal ini karena software masih bermasalah ketika dioperasikan dalam level ISP saat diujicoba Australian Communication and Media Authority (ACMA).

Sementara, dana kampanye akan digelontorkan sebesar US$18,6 juta untuk
menginformasikan orang tua dan anak-anak tentang isu keamanan internet
serta di mana bantuan bisa didapatkan. Di samping itu, perwakilan ACMA
juga akan berbicara di sekolah-sekolah untuk menginformasikan bahaya
internet.

"Usaha ini bagus untuk menangkal bahaya internet namun, peran orang tua
adalah yang paling penting," sebut menteri komunikasi Australia, Helen
Coonan seperti dikutip detikINET dari CNet, Jumat (17/8/2007).

( fyk / dbu )

Google Siapkan Bumi Virtual?

August 18th, 2007 by 0m4n

Minggu, 20/05/2007 10:57 WIB
Google Siapkan Bumi Virtual?
Wicaksono Hidayat - detikinet

Jakarta - Google dikabarkan sedang menyiapkan peta online tiga dimensi (3D). Teknologi yang akan digunakan memungkinkan raksasa pencarian internet itu membuat dunia virtual.

Google telah membeli lisensi untuk menggunakan sebuah teknologi membuat peta 3D dari kota-kota dunia. Teknologi tersebut dikembangkan oleh tim dari Stanford University.

Seperti dikutip dari Mercury News, Minggu (20/5/2007), teknologi tersebut sebelumnya telah digunakan untuk memenangkan kompetisi DARPA Grand Challenge 2005.
Dalam kompetisi tersebut, kendaraan robot ditantang beradu cepat melintasi sebuah daerah tertentu tanpa dikendalikan manusia.

Teknologi ini diyakini mampu menghasilkan peta 3D photo realistic dari kota-kota di dunia. Data 3D itu bisa digunakan untuk membuat sebuah dunia virtual, baik yang berdiri sendiri atau dihubungkan dengan dunia virtual lain seperti Second Life.

Tidak seperti teknologi 3D yang saat ini digunakan dalam Google Earth, teknologi dari Stanford itu dikabarkan mampu membuat peta 3D tanpa campur tangan developer. Belum ada pengumuman resmi dari Google mengenai hal ini.

( wsh / wsh )

Orangutan Jadi Pemandu Lingkungan di Dunia Maya

August 18th, 2007 by 0m4n
Jumat, 17/08/2007 17:10 WIB

   
      

Orangutan Jadi Pemandu Lingkungan di Dunia Maya

      

Fino Yurio Kristo - detikinet
 

    


Orangutan (orangutan.org)

Jakarta
- Lembaga lingkungan WWF (World Wildlife Fund) memutuskan untuk
membangun pulau virtual berisi binatang liar seperti orangutan di
Second Life. Menurut WWF, pulau yang disebut "Conservation Island" ini
ditujukan untuk mendorong penghuni manusia di dunia virtual Second Life
hidup harmonis dengan alam.

Mr. Tange, orangutan yang mengendarai mobil van untuk menjual es krim
serta seekor panda akan memandu pengunjung yang berminat mengelilingi
wilayah itu. Mereka juga bisa berbicara mengenai isu isu lingkungan.

Tange, sang orangutan menjelaskan bagaimana perkebunan di sekitar
tempat tinggal mereka untuk memproduksi bahan es krim ataupun kosmetik
sekarang telah menyita lahan seluas Perancis. Hal inipun semakin
mengancam habitat serta gaya hidup mereka.

"WWF menciptakan pulau ini sebagai cara untuk menolong orang belajar
mengenai isu perlindungan alam dan perlunya hidup secara harmonis,"
demikian penjelasan perwakilan WWF, David Cole seperti dikutip detikINET dari AFP, Jumat (17/8/2007).

"Kami juga ingin menunjukkan pada orang (di dunia virtual-red) bahwa
WWF punya solusi untuk isu lingkungan dalam kehdupan nyata yang berefek
pada kehidupan mereka sebenarnya," tambahnya.

Second Life adalah situs dunia virtual online yang diciptakan
perusahaan Amerika Serikat, Linden Labs. Di sini, orang-orang diwakili
oleh profil virtual berupa manusia atau binatang yang disebut avatar.
Banyak perusahaan juga diciptakan di sana. Bahkan, negara seperti
Swedia atau Maladewa telah membangun gedung kedutaan virtual.

( fyk / dbu )

Kelompok HAM: 30 Orang Masih Ditahan di Penjara Rahasia CIAKelompok HAM: 30 Orang Masih Ditahan di Penjara Rahasia CIA

August 13th, 2007 by 0m4n

Kelompok HAM: 30 Orang Masih Ditahan di Penjara Rahasia CIA

London-RoL — Enam kelompok hak asasi manusia (HAM) , Kamis (7/6),
menyiarkan satu daftar 39 orang yang diduga ditahan di penjara-penjara
rahasia yang ditangani CIA (Badan Intelijen Pusat AS), tapi tidak
diketahui keberadaan mereka. Sedangkan AS menyatakan penjara-penjara
itu kosong.

Kelompok HAM Inggris Amnesty International Cageprisoners dan
Reprieve bersama dengan kelompok HAM AS Human Rights Watch (HRW),
Center fo Constitutional Rights (CCR), dan Center for Human Rights and
Global Justice (CHRGJ) mengeluarkan laporan setebal 21 halaman berjudul
Off the Reord: US Responsibility for Enforced Disappearances in the
‘War on Terror.

Daftar itu termasuk nama empat orang yang dianggap sebagai pertama
kali hilang. Seluruhnya, laporan itu merinci 39 orang itu berasal dari
Mesir, Kenya, Libya, Maroko, Pakistan, dan Spanyol.

"Laporan Off the Record menyoroti aspek-aspek program penahanan CIA
yang oleh pemerintah AS secara aktip berusaha ditutupi, seperti
lokasi-lokasi di mana para tahanan itu kemungkinan ditahan,
penganiayaan yang mereka alami, dan negara-negara di mana mereka
mungkin dipindahkan," kata pernyataan dari kelompok-kelompok itu.

Presiden AS George W Bush mengakui adanya program penjara-penjara
rahasia itu September lalu, tapi pemerintahnya menegaskan bahwa setelah
pemindahan 14 tahanan yang diduga terlibat dalam jaringan Alqaidah ke
fasilitas-fasilits Angkatan Laut AS di Teluk Guantanamo, Kuba, CIA
tidak lagi memiliki para tahanan di penjara-penjaranya.

Laporan itu juga mengatakan bahwa para anggota keluarga mereka yang
ditahan di penjara-penjara rahasia itu termasuk pasangan dan anak-anak
mereka di bawah usia tujuh tahun, juga ditahan secara rahasia.

Mereka mengutip contoh Khalid Sheikh Mohammad, yang diperkirakan
sebagai pemimpin kelompok yang bertanggungjawab atas serangan 11
September 2001 di AS, yang anak-anaknya berusia tujuh tahun dan
sembilan tahun ditahan September 2002.

"Menurut para saksi mata, kedua anak itu ditahan di pusat tahanan
orang dewasa paling tidak empat bulan saat para agen AS memeriksa
anak-anak itu tentang keberadaan ayah mereka," kata organisasi itu.

"Tugas pemerintah untuk melindungi rakyat dari tindakan-tindakan
terorisme tidak dibicarakan," kata Claudia Cordone, Direktur Senior
Riset di Amnesty International.

"Tapi menahan pria, wanita, dan bahkan anak-anak, dan menempatkan
orang di lokasi-lokasi rahasia menghilangkan secara pasti perlindungan
paling mendasar bagi para tahanan. Pemerintah AS harus mengakhiri
praktek ilegal dan menjijikkan secara moral ini untuk
selama-selamanya."

Amnesty, CCP, dan Kilinik Hak Asasi Manusia Internasional Fakultas
Hukum Universitas New York juga mengumumkan bahwa mereka mengajukan
gugatan ke pengadilan federal AS untuk berusaha mengungkapkan rincian
menyangkut para tahanan yang mereka perkirakan masih ditahan secara
rahasia, sesuai dengan kebebasan undang-undang informasi.

Keberadaan penjara-penjara rahasia yang ditangani CIA, yang
diungkap tahun 2005 oleh suratkabar Washington Post, memicu kecaman
keras di seluruh dunia, terutama di Eropa, di mana dua penyelidikan
menunjukkan bahwa sejumlah negara bekerjasama dengan program ini.
antara/afp

is

Syariat Islam tidak Langgar HAM

August 13th, 2007 by 0m4n

Selasa, 12 Juni 2007  15:36:00

Syariat Islam tidak Langgar HAM

Banda Aceh-RoL– Syariat Islam yang diterapkan di Provinsi Nanggroe
Aceh Darussalam (NAD) tidak melanggar Hak Azasi Manusia (HAM) karena
merupakan rahmat Allah SWT yang justru mencerahkan kehidupan dalam
dunia.

"Dalam pelaksanaan syariat Islam ada kekhawatiran berpotensi
melanggar HAM," kata Guru Besar Ushul Fiqih (Metodologi dan filsafat
Hukum Islam) IAIN Ar Raniry Al Yasa’ Abubakar di Banda Aceh, Selasa.

Dia mengatakan, pelaksanaan syariat Islam di Aceh merupakan proses
yang belum selesai dan masih memerlukan waktu baik pada tataran
kebijakan maupun pelaksanaan teknisnya.

"Untuk Indonesia sendiri, penerapan syariat Islam di Aceh adalah
percobaan pertama. Karena itu masih memerlukan waktu untuk mencapai
tingkat kemapanannya," katanya.

Dia mengatakan, menurut Islam, manusia harus dihargai karena akal
budi dan prestasinya bukan fisik maupun warna kulit sehingga Islam
mengharuskan manusia menutup tubuhnya.

Mengenai hukuman yang diterapkan ada pihak-pihak yang menganggap
adanya hukuman yang merendahkan martabat manusia dalam syariat Islam
seperti penggunaan hukuman cambuk.

Pada dasarnya, hukuman adalah siksaan yang merendahkan martabat
manusia. Seperti hukuman mati yang merupakan hukuman yang paling
kontroversial tapi saat ini terjadi pergeseran.

Dalam masalah hukuman mati ini, katanya, sebagian negara di dunia
mengizinkan dokter melakukan pembunuhan dengan istilah yang dihaluskan
yaitu euthanasia.

"Hukuman cambuk juga sama dengan hukuman mati maupun penjara karena
semua berbentuk penyiksaan dan merendahkan martabat kemanusiaan,"
katanya.

Akan tetapi selama hukuman ini (cambuk) sesuai dengan tuntutan
agama dan kitab suci dan disahkan lembaga berwenang maka sulit
dikatakan sebagai pelanggaran HAM, tambahnya.

Dikatakannya, hukum cambuk dalam qanun (perda) di Aceh diharapkan
menjadi hukuman alternatif bagi hukuman penjara dan denda karena
kepercayaan masyarakat hukuman penjara tidak termasuk syariat. antara

abi

Meski Belum Akur, Hamas-Fatah Sama-Sama Serang Israel

August 13th, 2007 by 0m4n

Meski Belum Akur, Hamas-Fatah Sama-Sama Serang Israel

Minggu, 10 Jun 07 13:41 WIB

Eramuslim.com
Kirim teman

Kontak senjata antara Fatah dan Hamas di Ghaza memang belum usai.
Tapi dalam aksi serangan terhadap penjajah Zionis Israel, kedua
organisasi pejuang Palestina terbesar itu bersekutu.

Serangan Fatah dan Hamas itu terjadi pada hari Sabtu (9/6), dalam
dua serangan bersenjata baik dari Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap
militer Hamas maupun dari Ekspedisi militer Al-Quds yang merupakan
sayap militer Jihad Islami, underbow Fatah. Kedua serangan itu sukses
menewaskan dua tentara Israel dan melukai sejumlah tentara lainnya.

Dalam pernyataan sikapnya, Al-Qassam menyatakan bahwa pasukannya
berhasil membunuh dua orang pasukan Israel di pagi hari yang menyerang
kampung An Nahdhah, sekitar 800 meter dari perbatasan Timur Rafah,
Selatan Ghaza. Serangan pasukan Al-Qassam dilakukan dengan mengepung
wilayah An Nahdhah, mereka menghujani pasukan Israel yang telah berada
di dalam perkampungan itu, dengan jarak 20 meter. Kontak senjata antara
pasukan Al-Qassam dan Israel, berakhir dengan tewasnya dua orang
tentara Israel.

Seorang saksi mata mengatakan, bahwa ada 16 mobil militer dan
sejumlah buldoser yang masuk ke wilayah Timur Rafah. Mereka menembaki
sejumlah rumah dan menaiki tiga atap rumah warga dengan terus
melepaskan tembakan ke arah keamanan Palestina yang ada di lokasi itu.
Selain itu, Israel juga melakukan penangkapan massal atas sejumlah
warga.

Sementara itu, sumber-sumber Palestina menyebutkan empat orang
pejuang yag berafiliasi pada kelompok Syahid Aiman Jauda, di bawah
koordinasi Batalyon Al-Aqsha sayap militer Fatah bersama kelompok
Ekspedisi Militer Al-Quds milik Al-Jihad Al-Islami, sama-sama menyerang
jembatan Kasyufim yang merupakan basis militer Israel di perbatasan, di
Selatan Ghaza.

Sejumlah tentara Israel tewas dalam baku tembak ini. Menurut juru
bicara Ekspedisi Militer Al-Quds, seluruh pasukannya yang melakukan
serangan berhasil lolos dari sergapan tentara Israel. “Salah satu
pejuang dari Ekspedisi Militer Al-Quds berhasil berhadapan langsung
dengan salah satu pasukan Israel yang berada di menara pemantau dan
melakukan tembak menembak dengan pasukan penjajah Israel yang
mengepungnya, ditambah puluhan tank dan pesawat udara. (na-str/iol, pic)

Siapa ? (3)

August 13th, 2007 by 0m4n

Perzinaan yang Hakekatnya Pencurian adalah Ciri Sastra Selangkang

Akhirnya sesudah mendapatkan korannya, saya membaca cerpen karya penulis

yang disebut di atas. Dalam segi teknik penulisan, cerpen itu lancar

dibaca.  Dalam segi isi sederhana saja, dan secara klise sering ditulis

pengarang Indonesia yang pertama kali pergi ke luar negeri, yaitu pertemuan

seorang laki-laki di negeri asing dengan perempuan asing negeri itu.

Kedua-duanya kesepian. Si laki-laki Indonesia lupa isteri di kampung. Di

akhir cerita mereka berpelukan dan berciuman. Begitu saja.

Dalam interaksi yang kelihatan iseng itu, cerpenis tidak menyatakan sikap

yang jelas terhadap hubungan kedua orang itu. Akan ke mana hubungan itu

berlanjut, juga tak eksplisit. Apakah akan sampai pada hubungan pernikahan

atau perzinaan, kabur adanya.

Perzinaan adalah sebuah pencurian. Yang melakukan zina, mencuri hak orang

lain, yaitu hak penggunaan alat kelamin orang lain itu secara tidak sah.

Pezina melakukan intervensi terhadap ruang privat alat kelamin yang dizinai.

Dia tak punya hak untuk itu. Yang dizinai bersekongkol dengan yang melakukan

penetrasi, dia juga tak punya hak mengizinkannya. Pemerkosa adalah perampok

penggunaan alat kelamin orang yang diperkosa. Penggunaan alat kelamin

seseorang diatur dalam lembaga pernikahan yang suci adanya.

Para pengarang yang terang-terangan tidak setuju pada lembaga pernikahan,

dan/atau melakukan hubungan kelamin semaunya, yang tokoh-tokoh dalam

karyanya diberi peran syahwat merdeka, adalah rombongan pencuri bersuluh

sinar rembulan dan matahari. Mereka maling tersamar.

Mereka celakanya, tidak

merasa jadi maling, karena (herannya) ada propagandis sastra menghadiahi

mereka glorifikasi,

dan penerbit menyediakan gratifikasi. Propagandis dan

penerbit sastra semacam ini, dalam istilah kriminologi, berkomplot dengan

maling.

Hal ini berlaku bukan saja untuk karya (yang dianggap) sastra, tapi juga

untuk bacaan turisme, rujukan tempat hiburan malam, dan direktori semacam

itu. Buku petunjuk yang begitu langsung tak langsung menunjukkan cara

berzina Baca Koran, lengkap dengan nama dan alamat tempat berkumpulnya alat-alat

kelamin yang dapat dicuri haknya dengan cara membayar tunai atau dengan

kartu kredit gesekan.

Sastra selangkang adalah sastra yang asyik dengan berbagai masalah wilayah

selangkang dan sekitarnya. Kalau di Malaysia pengarang-pengarang yang

mencabul-cabulkan karya kebanyakan pria,

maka di Indonesia pengarang sastra selangkang mayoritas perempuan. 

Beberapa di antaranya mungkin memang

nymphomania atau gila syahwat, hingga ada kritikus sastra sampai hati

menyebutnya "vagina yang haus sperma". Mestinya ini sudah menjadi kasus

psikiatri yang baik disigi  , tentang kemungkinannya jadi epidemi, dan harus

dikasihani.

Bila dua abad yang lalu sejumlah perempuan Aceh, Jawa dan Sulawesi Selatan

naik takhta sebagai penguasa tertinggi kerajaan, Sultanah atau Ratu dengan

kenegarawanan dan reputasi terpuji,

maka di abad 21 ini sejumlah perempuan

Indonesia mencari dan memburu tepuk tangan kelompok permissif dan addiktif

sebagai penulis sastra selangkang,

yang aromanya jauh dari wangi , menyiarkan

bau amis-bacin kelamin tersendiri, yang bagi mereka parfum sehari-hari.

Dengan Ringan Nama Tuhan Dipermainkan

Di tahun 1971-1972, ketika saya jadi penyair tamu di Iowa Writing Program,

Universitas Iowa, di benua itu sedang heboh-hebohnya gelombang gerakan

perempuan. Kini, 34-an tahun kemudian, arus riaknya sampai ke Indonesia.

Kaum feminis Amerika waktu itu sedang gencar-gencarnya mengumumkan

pembebasan kaum perempuan, terutama liberasi kopulasi, kebebasan

berkelamin,m di koran, majalah, buku dan televisi.

Menyaksikan penampilan para maling hak penggunaan alat kelamin orang lain

itu di layar kaca, yang cengengesan dan mringas-mringis seperti Gloria

Steinem dan semacamnya, banyak orang mual dan jijik karenanya.

Mereka tidak peduli terhadap epidemi penyakit kelamin HIV-AIDS yang meruyak menyebar

seantero Amerika Serikat waktu itu, menimpa baik orang laki-laki maupun

perempuan, hetero dan homoseksual, akibat kebebasan yang bablas itu.

Di setasiun kereta api bawah tanah New York, seorang laki-laki korban

HIV-AIDS menadahkan topi mengemis. Belum pernah saya melihat kerangka

manusia berbalut kulit tanpa daging dan lemak sekurus dia itu. Sinar matanya

kosong, suaranya parau.

Kematian banyak anggota kelompok ini, terutama di kalangan seniman di tahun

1970-an, tulis seorang esais, bagaikan kematian di medan perang Vietnam.

Sebuah orkestra simfoni di New York, anggota-anggotanya bergiliran mati

saban minggu karena kejangkitan HIV-AIDS dan narkoba, akibat kebebasan bablas itu.

Para pembebas kaum perempuan itu tak acuh pada bencana menimpa

bangsa karena asyik mendandani penampilan selebriti diri sendiri. Saya

sangat heran. Sungguh memuakkan.

Kalimat bersayap mereka adalah, "This is my body. I’ll do whatever I like

with my body." "Ini tubuhku. Aku akan lakukan apa saja yang aku suka dengan

tubuhku ini."

Congkaknya luar biasa, seolah-olah tubuh mereka itu ciptaan

mereka sendiri, padahal tubuh itu pinjaman kredit mencicil dari Tuhan, Cuma

satu tingkat di atas sepeda motor Jepang dan Cina yang diobral di iklan

koran-koran.

Mereka tak ada urusan dengan Maha Produser Tubuh itu. Penganjur masyarakat

permissif di mana pun juga, tidak suka Tuhan dilibatkan dalam urusan.

Percuma bicara tentang moral dengan mereka.

Dengan ringan nama Tuhan dipermainkan dalam karya.

Situasi kita kini merupakan riak-riak gelombang

dari jauh itu, dari abad 20 ke awal abad 21 ini, advokatornya dengan

semangat dan stamina mirip anak-anak remaja bertopi beisbol yang selalu

meniru membeo apa saja yang berasal dari Amerika Utara itu.

Penutup

Ciri kolektif seluruh komponen Gerakan Syahwat Merdeka ini adalah budaya

malu yang telah kikis nyaris habis dari susunan syaraf pusat dan rohani

mereka, dan tak adanya lagi penghormatan terhadap hak penggunaan kelamin

orang lain yang disabet-dicopet-dikorupsi dengan entengnya.

Tanpa memiliki hak penggunaan kelamin orang lain, maka sesungguhnya Gerakan Syahwat Merdeka

adalah maling dan garong genitalia, berserikat dengan alkohol, nikotin dan

narkoba, menjadi perantara kejahatan, mencecerkan HIV-AIDS, prostitusi dan

aborsi, bersuluh bulan dan matahari.

AWAS BAHAYA PORNOGRAFI….

http://web.1asphost.com/assalamaagym/Tragis_betul_nasib_para_koruptor.chm

SELANJUTNYA TERSERAH ANDA…. Baca Koran